I'm not.
Satu kali kesalahan membuat semua kebaikan hilang dalam kedipan mata.
Satu, mungkin lebih tepatnya serangkaian. Karena satu kesalahan diikuti oleh kesalahan lainnya.
Kecemburuan membutakan mata. Menghilangkan kebaikan kata. Menutup ketulusan hati.
Hanya karena satu keinginannya yang menyenggol keinginanku.
Tidak, aku tidak menghalangi keinginannya, hanya saja keinginanku jadi tersampingkan. Mungkin dia tidak tahu karena aku tidak berkata, lagi-lagi kesalahanku.
Hingga akhirnya aku menjadi monster yang ingin sekali dia hindari.
Diammu menyakitiku. Lagi.
Kata-kataku menyakitimu. Dalam.
Salah siapa? Entah, mungkin tidak ada yang salah. Atau malah aku saja yang salah.
Aku merindu. Dia diam.
Aku meraih. Dia diam.
Aku menangis. Dia diam.
Mungkin aku bukan orang yang tepat.
Ya, Maybe i'm not the right one. I'm not that lovable. I'm not what he needs.
H, 010921
Comments
Post a Comment